Moms, siapa yang di sini waktu hamil beli bodysuit sampai sepuluh potong karena motifnya lucu-lucu?

Terus si kecil lahir. Ternyata tiap malam tetap harus dipasangkan celana. Dan tiap ganti popok jam dua pagi, Moms melepas dua potong baju sekaligus sambil menahan kantuk.

Tenang, Moms. Hampir semua Moms pernah ada di posisi ini. Bukan berarti bodysuit-nya salah beli, tapi setiap baju bayi ada kegunaan dan fungsinya masing-masing.

Yuk kita bedah bareng bedanya sama sleepsuit!

Jawaban Singkat

Bedanya ada di bagian kaki. Sleepsuit menutup badan sampai ke kaki, bodysuit berhenti di pangkal paha. Sleepsuit dirancang untuk tidur sebagai baju tunggal, sedangkan bodysuit lebih fleksibel: bisa dipakai sendiri saat cuaca panas, bisa juga jadi lapisan dasar di balik celana atau setelan.

Bodysuit atau Onesie: Potongan Pendek dengan Kancing di Bawah

Panjang dan Potongan Bodysuit

Bodysuit berhenti di sekitar pangkal paha, dengan deretan kancing jepret di bagian bawah. Bentuknya seperti kaus yang bagian bawahnya menyatu, jadi nggak gampang tersingkap ke atas waktu si kecil digendong atau bergerak.

Ada versi lengan pendek dan lengan panjang. Sebagian model memakai potongan leher amplop, yang bagian bahunya bisa direntangkan ke samping.

Bagian kecil ini baru terasa gunanya waktu si kecil gumoh banyak dan bajunya kotor. Moms bisa menurunkan bajunya lewat bawah tanpa melewatkan kepala, jadi rambut dan wajahnya nggak ikut terkena.

Kenapa Baju yang Sama Disebut Onesie

Bodysuit dan onesie itu baju yang sama. "Onesie" adalah sebutan yang lazim di Amerika, sementara label di Indonesia lebih sering menuliskannya sebagai bodysuit atau jumper.

Moms nggak perlu mencari perbedaannya, karena memang tidak ada. Kalau dua listing memakai nama berbeda tapi fotonya menunjukkan potongan pendek dengan kancing jepret di bawah, keduanya menunjuk barang yang sama.

Dipakai Sendiri atau Sebagai Lapisan Dalam

Bodysuit sering dianggap hanya sebagai lapisan dalam. Padahal di cuaca Indonesia, bodysuit lengan pendek justru sering jadi satu-satunya baju yang dipakai si kecil seharian di rumah, tanpa perlu ditambah apa-apa lagi.

Melapisnya baru terasa perlu kalau kamarnya memakai AC, cuacanya sedang dingin, atau si kecil mau dibawa keluar rumah. Baru di situ bodysuit dipadukan dengan celana, legging, bloomer, atau setelan di atasnya.

Bodysuit selalu jadi kain pertama yang menempel di kulit si kecil, mau dipakai sendiri atau dilapis. Karena itu bahannya lebih menentukan daripada bahan lapisan luar. Ini yang sering terbalik. Moms teliti sekali memilih setelan luarnya, tapi lapisan dalamnya dipilih seadanya.

Sleepsuit: Terusan Penuh hingga Bagian Kaki

Cakupan hingga Bagian Kaki

Sleepsuit menutup badan dari leher sampai kaki dalam satu potong. Kebanyakan model untuk newborn juga menutup telapak kaki, jadi Moms nggak perlu berurusan dengan kaus kaki yang selalu hilang sebelah.

Cakupan penuh inilah yang membuat sleepsuit jadi pilihan utama untuk tidur malam, apalagi di kamar ber-AC.

Bukaan untuk Ganti Popok

Sleepsuit memakai resleting atau deretan kancing yang memanjang dari dada sampai kaki.

Model resleting dua arah memungkinkan Moms membuka bagian bawah saja waktu mengganti popok, sehingga dada dan bahu si kecil tetap tertutup dan hangat. Kalau modelnya dirancang dengan baik, ada penutup kain kecil di ujung atas resleting supaya nggak menggesek dagu.

Tabel Perbandingan Bodysuit dan Sleepsuit

Aspek Bodysuit Sleepsuit
Potongan Berhenti di pangkal paha Leher sampai kaki, sering bertutup telapak
Bukaan Kancing jepret di bagian bawah Resleting atau kancing sepanjang badan dan kaki
Cara pakai Lapisan dasar, dipadu celana Baju tunggal, nggak perlu tambahan
Paling enak Siang hari, cuaca hangat Tidur malam, kamar ber-AC
Rentang usia 0–24 bulan 0–24 bulan

Lalu Romper Itu yang Mana?

Romper sering muncul di antara keduanya, dan ini yang paling sering bikin bingung. Romper adalah baju terusan yang berhenti di paha atau lutut, dengan lengan pendek atau tanpa lengan. Jadi lebih panjang dari bodysuit, tapi nggak sampai kaki seperti sleepsuit.

Bedanya dengan bodysuit ada di celananya. Bodysuit cuma menutup badan dan dikancing di selangkangan, biasanya dipadu celana terpisah. Romper sudah punya bagian celana pendek yang menyatu, jadi bisa dipakai sendiri tanpa tambahan apa-apa.

Bedanya dengan sleepsuit ada di panjang kakinya. Sleepsuit menutup sampai telapak kaki dan dipakai untuk tidur. Romper terbuka di kaki dan dipakai untuk siang hari, main, atau keluar rumah. Kalau Moms lihat baju terusan berlengan pendek dengan kaki terbuka, itu romper, bukan sleepsuit.

Kapan Memakai Bodysuit dan Kapan Sleepsuit

Untuk Tidur Malam

Sleepsuit lebih pas. Cakupan penuh menjaga suhu tubuh stabil sampai pagi tanpa perlu selimut lepas, dan bukaannya membuat Moms bisa mengganti popok tanpa membangunkan si kecil sepenuhnya.

Untuk Aktivitas di Rumah

Siang hari, apalagi di ruangan tanpa AC, bodysuit yang dipadukan bloomer atau celana pendek terasa jauh lebih ringan. Kombinasi ini juga lebih gampang disesuaikan waktu suhu ruangan naik turun sepanjang hari.

Untuk Keluar Rumah

Ini cara yang kami pelajari dari para Moms sendiri.

Waktu bepergian, pakaikan bodysuit sebagai lapisan dasar lalu tambahkan setelan di atasnya. Kalau di jalan si kecil gumoh atau tumpah minumnya, Moms cukup mengganti lapisan luarnya saja. Nggak perlu membuka semua bajunya di toilet mal yang sempit sambil menahan tas.

Perbandingan lengkap dengan jenis baju lain ada di artikel perbedaan sleepsuit dan jumpsuit.

Bisakah Keduanya Dipakai Bersamaan

Cara Melapis yang Nyaman

Bisa kok, dan ini memang biasa di kamar ber-AC.

Urutannya gampang: bodysuit tipis di dalam, sleepsuit di luar. Pastikan bodysuit yang dipilih benar-benar tipis supaya nggak menambah ketebalan berlebih.

Melapis dua potong juga memberi kelonggaran. Kalau suhu naik tengah malam, Moms bisa melepas satu lapisan tanpa membuat si kecil telanjang.

Risiko Kepanasan yang Perlu Dihindari

Di kamar tanpa AC, melapis dua baju sekaligus biasanya berlebihan, sih.

Suhu kamar di banyak rumah di Indonesia berkisar 27–30°C pada malam hari. Lapisan ganda di kondisi seperti itu membuat si kecil berkeringat, dan keringat yang tertahan justru membuatnya lebih sering terbangun.

Kami tahu ada kebiasaan turun-temurun memakaikan baju lebih tebal supaya si kecil nggak masuk angin, dan kami nggak berniat menggurui soal itu. Tiap keluarga punya caranya sendiri. Yang bisa kami sarankan cuma satu. Sentuh tengkuk atau dada si kecil, bukan tangannya. Kalau terasa lembap, kurangi satu lapisan.

Bahan yang Cocok untuk Keduanya

Bahan untuk Lapisan Dalam

Karena bersentuhan langsung dengan kulit sepanjang hari, bodysuit sebaiknya berbahan halus dengan daya serap baik.

Perhatikan juga dua hal kecil yang sering luput: posisi label dan jenis jahitan di sisi dalam. Dua hal ini yang paling sering membuat kulit si kecil kemerahan, dan hampir nggak pernah dibahas.

Bahan untuk Lapisan Luar

Untuk sleepsuit, yang perlu diutamakan adalah kain yang bisa melepas kelembapan, bukan cuma menyerapnya.

Kain yang menyerap tapi lambat kering akan terasa dingin dan lembap menempel di kulit menjelang subuh. Ini salah satu penyebab si kecil terbangun jam empat pagi yang jarang disadari.

Penjelasan soal karakter serat kami tulis di halaman sleepsuit bayi unisex.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bodysuit Perlu Berapa Buah?

Empat sampai enam potong biasanya cukup untuk bulan pertama, kalau Moms mencuci setiap satu sampai dua hari. Bisa ditambah kalau kamar si kecil memakai AC, karena bodysuit akan sering dipakai sebagai lapisan dalam.

Bisakah Bodysuit Dipakai Tanpa Lapisan Lain?

Bisa, terutama siang hari waktu cuaca panas atau di ruangan tanpa AC. Cuma karena bagian kakinya terbuka, tambahkan bloomer atau celana pendek kalau si kecil akan berbaring di permukaan yang dingin.

Sleepsuit Bisa Dipakai Siang Hari?

Bisa. Untuk bayi di bawah tiga bulan, sleepsuit lazim dipakai sepanjang hari di Indonesia dan nggak masalah selama bahannya sesuai suhu ruangan. Pilih gramasi ringan kalau mau dipakai siang.


Kalau Moms mau lihat pilihannya, ini koleksi baju bayi dari Awan&Co. Dijahit batch kecil di Surabaya dengan bahan bersertifikat OEKO-TEX.

Tapi bandingkan dulu sama yang lain, yaa. Yang penting Moms tahu mana yang benar-benar dibutuhkan!

Latest Stories

This section doesn’t currently include any content. Add content to this section using the sidebar.
WhatsApp