Moms, pernah nggak sih lagi lihat-lihat baju bayi, terus nemu dua baju yang bikin mikir, "Eh, ini bukannya sama?" Modelnya mirip. Bahannya sama-sama lembut. Sekilas nggak kelihatan bedanya. Tapi yang satu namanya sleepsuit, satunya lagi jumper. Harganya beda pula.
Tenang, Moms. Bukan cuma Moms yang bingung soal ini. Di Awan&Co, pertanyaan "Bedanya sleepsuit sama jumper apa, sih?" sering banget kami dapati. Bahkan waktu menyusun koleksi pertama, kami sempat ikut bingung menentukan nama produknya.
Nah supaya Moms ga bingung lagi, yuk kita cari tahu bareng!
Kenapa Istilah Baju Bayi Sering Membingungkan
Sebenarnya kebingungan ini bukan salah Moms.
Di Indonesia, penjual sering memakai keempat istilah ini bergantian untuk barang yang sama. Satu toko menulis "jumper", toko sebelah menulis "jumpsuit", padahal potongannya sama persis. Fotonya mirip, harganya beda tiga puluh ribu, dan Moms tinggal menebak-nebak sendiri.
Penyebabnya, istilah-istilah ini diserap dari bahasa Inggris tanpa padanan baku dalam bahasa
Indonesia. Sebagian merek mengikuti aturan Inggris, sebagian lagi memakai istilah yang sudah lebih dulu populer di pasar lokal.
Makanya, daripada menghafal namanya, lebih berguna kalau Moms bisa mengenali bentuknya. Kalau sudah paham bentuknya, mau dilabeli apa pun, Moms tetap tahu itu barang yang mana.
Sleepsuit: Terusan Tertutup dari Leher hingga Kaki
Sleepsuit adalah baju terusan satu potong yang menutup badan si kecil dari leher sampai kaki, dengan bukaan berupa resleting atau deretan kancing. Fungsinya menjaga suhu tubuh si kecil selama tidur, tanpa perlu selimut lepas.
Bentuk dan Panjang Potongannya
Dari keempat jenis, sleepsuit yang cakupannya paling penuh. Lengannya panjang, bagian kaki menyatu dengan badan, dan kebanyakan model menutup sampai telapak kaki.
Ada juga model yang ujung lengannya bisa dilipat menjadi penutup tangan. Bagian ini membantu sekali di minggu-minggu pertama, waktu gerakan tangan si kecil masih belum terkendali dan kukunya tumbuh cepat.
Kalau Moms pernah menemukan goresan halus di pipi si kecil, biasanya itu penyebabnya. Karena menutup hampir seluruh badan, sleepsuit bikin Moms nggak perlu menyiapkan celana terpisah lagi.
Jenis Bukaan: Kancing atau Resleting
Ada dua sistem, dan keduanya punya kelebihan masing-masing.
Model kancing membuka di bagian depan dan sepanjang kedua kaki. Enaknya, Moms bisa membuka separuh saja sesuai kebutuhan. Kurang enaknya, kancingnya banyak. Membuka satu per satu jam dua pagi sambil menahan kantuk itu terasa lamaa sekali.
Model resleting jauh lebih cepat. Yang paling membantu tipe resleting dua arah, karena bisa dibuka dari bawah saja waktu ganti popok. Dada dan bahu si kecil tetap tertutup, jadi dia nggak kaget kena udara dingin.
Di baju resleting, coba periksa penutup kain kecil di ujung atas resletingnya. Gunanya supaya kepala resleting nggak menempel langsung di dagu si kecil.
Kami di Awan&Co memilih resleting dua arah karena alasan itu. Tapi kalau Moms lebih cocok dengan kancing, misalnya karena kulit si kecil sensitif dengan logam, itu pilihan yang sama baiknya.
Jumper: Terusan Pendek dengan Bukaan Kancing di Bawah
Jumper adalah atasan terusan berpotongan pendek dengan deretan kancing jepret di bagian bawah. Di pasar Indonesia, istilah ini sering dipakai untuk menyebut apa yang di luar negeri disebut bodysuit.
Panjang Sebatas Pangkal Paha
Beda dengan sleepsuit, jumper berhenti di sekitar pangkal paha. Kaki si kecil tetap terbuka, jadi biasanya dipadukan dengan celana, legging, atau bloomer terpisah.
Potongan yang lebih pendek ini membuat jumper terasa lebih ringan. Cocok untuk siang hari, apalagi di rumah yang nggak memakai AC.
Bukaan Bawah untuk Ganti Popok
Ciri paling khas jumper ada di deretan kancing jepret bagian bawah. Fungsinya satu: Moms bisa mengganti popok tanpa melepas seluruh baju. Tinggal membuka bagian bawahnya, selesai deh.
Kelihatannya sepele. Tapi kalau sehari Moms mengganti popok delapan sampai sepuluh kali, detail kecil ini yang bikin hari terasa lebih ringan.
Jumpsuit: Versi Panjang dari Jumper
Jumpsuit itu jumper yang dipanjangkan sampai menutup kaki. Di sinilah kebingungan paling sering terjadi, karena jumpsuit dan sleepsuit bisa terlihat hampir sama.
Perbedaannya dengan Jumper
Bedanya cuma di panjang. Jumper berhenti di pangkal paha, jumpsuit lanjut sampai pergelangan kaki.
Sistem bukaannya tetap sama, yaitu kancing jepret di bagian bawah. Banyak penjual memakai "jumpsuit" dan "sleepsuit" untuk barang yang sama. Jadi kalau Moms ragu, jangan berpatokan pada nama produknya. Lihat fotonya, perhatikan bagian kakinya tertutup atau terbuka.
Kapan Jumpsuit Lebih Praktis
Jumpsuit enak dipakai untuk jalan-jalan atau di ruangan yang sejuk. Cakupannya lebih luas dari jumper, tapi bahannya biasanya lebih ringan dibanding sleepsuit yang memang dirancang untuk tidur malam.
Perbedaan Bodysuit dan Romper
Dua istilah terakhir yang sering Moms temui.
Bodysuit dan Onesie: Dua Nama, Baju yang Sama
Bodysuit dan onesie itu baju yang sama. "Onesie" adalah istilah yang dipakai di Amerika, dan sekarang banyak penjual di Indonesia ikut menuliskannya di judul produk. Jadi kalau Moms menemukan dua listing dengan nama berbeda tapi bentuknya sama persis, memang barangnya satu jenis.
Potongannya praktis sama dengan jumper: pendek, dengan deretan kancing jepret di bagian bawah. Perbedaan penyebutannya lebih ke kebiasaan tiap merek daripada bentuk aslinya.
Bodysuit Bisa Dipakai Sendiri, Bukan Hanya Lapisan Dalam
Bagian ini yang sering salah dipahami. Bodysuit memang bisa dipakai di balik setelan atau celana, tapi bukan berarti harus selalu dilapis. Di cuaca Indonesia, bodysuit lengan pendek justru sering jadi satu-satunya baju yang dipakai si kecil seharian di rumah. Kancing bawahnya tetap memudahkan Moms mengganti popok, dan tanpa lapisan luar si kecil nggak kegerahan.
Melapisnya baru perlu kalau kamarnya memakai AC, cuacanya sedang dingin, atau si kecil mau dibawa keluar rumah.
Romper untuk Aktivitas Harian
Romper potongannya lebih longgar dan biasanya berhenti di paha atau lutut, mirip setelan atasan dan celana pendek yang menyatu. Dibuat untuk aktivitas siang, bukan sebagai lapisan dalam.
Tabel Perbandingan Empat Jenis Baju Terusan
|
JENIS |
PANJANG POTONGAN |
LETAK BUKAAN |
PALING ENAK DIPAKAI |
|
Sleepsuit |
Leher sampai kaki, sering bertutup telapak |
Resleting atau kancing depan sepanjang kaki |
Tidur malam, kamar sejuk |
|
Jumper |
Berhenti di pangkal paha |
Kancing jepret di bagian bawah |
Lapisan dasar, siang hari |
|
Jumpsuit |
Sampai pergelangan kaki |
Kancing jepret di bagian bawah |
Jalan-jalan, ruangan sejuk |
|
Romper |
Paha sampai lutut, potongan longgar |
Kancing bawah atau depan |
Aktivitas siang, cuaca panas |
Mana yang Perlu Disiapkan untuk Bayi Baru Lahir
Prioritas untuk Bulan Pertama
Di bulan pertama, si kecil hampir selalu tidur dan berganti baju berkali-kali sehari. Jadi kalau harus memilih satu, sleepsuit dulu. Modelnya yang tertutup sampai kaki bikin Moms nggak perlu memikirkan celana, dan bukaannya memudahkan ganti popok tengah malam.
Prioritas kedua, jumper atau bodysuit sebagai lapisan dasar. Ini penting terutama kalau kamar si kecil memakai AC.
Jumlah yang Cukup per Jenis
Ini angka yang realistis, bukan angka yang bikin lemari penuh: enam sampai delapan sleepsuit, empat sampai enam jumper, dua sampai tiga romper.
Kenapa segitu? Karena bayi baru lahir bisa berganti baju empat sampai enam kali sehari, dan jumlah ini pas untuk ritme mencuci setiap satu sampai dua hari. Kalau Moms tinggal di daerah yang musim hujannya panjang dan jemuran susah kering, tambah dua sampai tiga potong lagi.
Yang Bisa Menyusul Kemudian
Jumpsuit dan romper bermotif lucu sebaiknya nanti saja, setelah Moms tahu ukurannya dan seberapa sering baju itu benar-benar dipakai.
Banyak Moms membeli baju ukuran newborn dalam jumlah besar sebelum lahiran, lalu ternyata cuma terpakai tiga minggu karena si kecil tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Sayang banget.
Kalau mau lebih aman, cek dulu panduan ukuran baju bayi sebelum menambah stok.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Sleepsuit dan Jumpsuit Sama?
Sebenarnya berbeda. Sleepsuit dirancang khusus untuk tidur dengan cakupan penuh sampai telapak kaki, sedangkan jumpsuit versi panjang dari jumper dengan bukaan kancing di bawah. Cuma memang banyak penjual memakai kedua istilah ini bergantian, jadi lebih aman melihat fotonya.
Bodysuit Bisa Dipakai untuk Tidur?
Bisa, apalagi kalau kamarnya hangat atau sedang musim panas. Cuma karena bagian kakinya terbuka, sebaiknya dipasangkan celana atau bloomer supaya suhu tubuh si kecil tetap stabil sampai pagi.
Mana yang Lebih Hemat untuk Newborn?
Sleepsuit, biasanya. Moms nggak perlu membeli celana terpisah, dan bisa dipakai siang dan malam. Nanti setelah si kecil mulai aktif, kombinasi bodysuit dan celana jadi lebih fleksibel untuk sehari-hari. Kalau Moms mau lihat-lihat dulu, ini koleksi baju bayi dari Awan&Co. Dijahit batch kecil di Surabaya, bahannya bersertifikat OEKO-TEX. Nggak perlu buru-buru, kok.
Share:
Sleepsuit Bayi Dipakai Sampai Usia Berapa?