Moms, dapat kabar teman baru saja melahirkan, terus langsung kepikiran, "Enaknya jenguk kapan, ya? Bawa apa?"

Pengin cepat datang, tapi takut ganggu. Pengin bawa sesuatu, tapi bingung banget yang mana.

Tenang, Moms. Kebingungan ini justru tanda Moms memang mau datang dengan niat baik.

Yuk kita bahas bareng, biar kunjungannya nyaman buat semua!

Waktu yang Tepat untuk Menjenguk

Menunggu Minggu Pertama

Minggu pertama biasanya paling berat. Ibunya masih memulihkan diri, jam tidur belum teratur, dan menyusui masih dalam tahap penyesuaian.

Kalau bukan keluarga inti, menunggu sampai minggu kedua atau ketiga biasanya lebih nyaman untuk semua pihak.

Kunjungan yang datang belakangan justru sering lebih dihargai, karena di minggu ketiga tamu sudah mulai sepi dan bantuan malah lebih terasa gunanya.

Pengecualiannya kalau memang diminta datang. Sebagian ibu justru merasa lebih baik kalau ada teman dekat yang menemani di hari-hari pertama.

Mengonfirmasi Sebelum Datang

Selalu tanya dulu, dan beri pilihan waktu, bukan pertanyaan terbuka.

"Aku mau mampir, enaknya Sabtu pagi atau Minggu sore?" jauh lebih gampang dijawab daripada "kapan aku boleh datang?"

Kalau balasannya lama, jangan langsung datang. Diamnya biasanya bukan karena nggak mau, tapi karena memang sedang kewalahan.

Konfirmasi ulang di pagi hari sebelum berangkat juga membantu. Jadwal bayi baru lahir berubah tiap hari, dan rencana kemarin belum tentu masih cocok hari ini.

Kado yang Aman dan Berguna

Kalau Moms mau langsung lihat pilihannya, ada kado bayi yang bisa dikemas dengan gift box dan dikirim ke alamat penerima. Tapi kalau mau memilih sendiri, ini delapan barang yang paling aman dibawa waktu menjenguk:

  1. Sleepsuit ukuran 3–6 bulan — kepakai tiap malam, nggak perlu tahu ukuran persisnya
  2. Setelan harian ukuran 3–6 bulan — untuk siang, dan selalu kurang
  3. Kaos kaki dan sarung tangan — cepat hilang, jarang dibeli sendiri
  4. Celemek atau bib — kepakai sampai balita
  5. Bedong kain tipis — untuk minggu-minggu pertama
  6. Makanan siap makan untuk orang tuanya — yang paling jarang dibawa, paling langsung terpakai
  7. Popok satu ukuran di atas newborn — kalau orang tuanya nggak keberatan diberi popok
  8. Kartu ucapan yang ditulis tangan — yang paling lama disimpan

Tiga kategori di bawah ini menjelaskan kenapa.

Pakaian dengan Ukuran Aman

Ambil ukuran 3–6 bulan, bukan newborn. Pilihan di ukuran itu ada di koleksi baju bayi newborn.

Ukuran newborn cuma muat sekitar tiga sampai empat minggu, dan hampir semua tamu memberi ukuran itu. Jadilah lemarinya penuh baju yang keburu kekecilan.

Kalau Moms mau lebih aman lagi, ambil warna netral. Banyak orang tua belum sempat memberi tahu jenis kelamin si kecil ke semua orang, dan warna netral tetap kepakai apa pun jawabannya.

Alasan lengkapnya kami tulis di kado bayi anti mubazir.

Perlengkapan Harian

Barang yang cepat habis hampir selalu aman dipilih.

Celemek, kaos kaki, sarung tangan, dan bedong. Semuanya gampang kotor, gampang hilang sebelah, dan jarang dibeli banyak-banyak oleh orang tuanya sendiri.

Kalau Moms mau memberi satu barang saja yang pasti kepakai, sleepsuit bayi pilihan paling aman. Dipakai tiap malam tanpa kecuali, dan untuk bayi di bawah tiga bulan sering juga dipakai siang.

Kado Siap Kirim

Kalau nggak sempat memilih satuan, kado yang tinggal dikemas dan dikirim memang paling praktis.

Yang perlu dicek cuma dua. Isinya masuk kebutuhan harian atau nggak, dan ukurannya 3–6 bulan atau masih newborn.

Kado dengan tiga sampai lima barang biasanya sudah pas. Lebih dari itu, biasanya mulai ada yang menumpuk bersama kado dari tamu lain.

Kombinasi Kado Berdasarkan Anggaran

Kalau Moms mau menyusun sendiri, bukan membeli satuan, ini kombinasi yang menurut kami paling aman untuk tiga situasi yang berbeda.

Untuk Anggaran Menengah

Di kisaran dua ratus sampai empat ratus ribu, tiga sampai empat barang sudah cukup:

  1. Satu setelan harian ukuran 3–6 bulan
  2. Satu sleepsuit ukuran 3–6 bulan
  3. Dua sampai tiga aksesori kecil, misalnya celemek atau kaos kaki
  4. Kartu ucapan tulis tangan

Kombinasi ini menutup dua kebutuhan yang paling sering kurang, baju siang dan baju tidur. Kalau anggarannya mepet, kurangi aksesorinya, jangan kurangi bajunya.

Untuk Anggaran Lebih Besar

Di kisaran lima ratus ribu ke atas, tambahkan variasi ukuran, bukan jumlah barang sejenis. Satu setelan 3–6 bulan, satu setelan 6–12 bulan, satu sleepsuit, dua aksesori, dan satu barang kecil untuk ibunya. Menambah rentang ukuran bikin kadonya kepakai lebih lama, jauh lebih berguna daripada lima setelan di ukuran yang sama.

Tiga sampai lima barang adalah jumlah yang pas. Lebih dari itu, biasanya mulai ada yang menumpuk bersama kado dari tamu lain.

Untuk Rekan Kerja atau Keluarga Dekat

Untuk rekan kerja, pilih yang netral dan nggak terlalu personal: warna netral, ukuran 3–6 bulan, isi yang praktis. Kalau patungan sekantor, satu kado berkualitas lebih berkesan daripada beberapa kado kecil terpisah, dan tulis kartunya atas nama tim supaya orang tuanya cukup berterima kasih sekali di grup.

Untuk keluarga dekat, Moms bisa lebih berani. Tanyakan langsung apa yang belum ada, atau beri kado bertahap: satu ukuran sekarang, satu ukuran lagi tiga bulan kemudian. Jauh lebih terpakai daripada memberi semuanya sekaligus di minggu pertama.

Jangan Lupakan Kebutuhan Ibunya

Makanan dan Camilan Praktis

Ini yang paling sering terlewat, padahal paling dihargai.

Ibu menyusui sering makan sambil gendong si kecil, pake satu tangan. Camilan yang bisa dimakan tanpa piring, buah potong, atau makanan hangat yang tinggal disantap jauh lebih berguna daripada bunga.

Kalau Moms sempat, bawa makanan yang porsinya cukup untuk sekeluarga. Memasak jadi urusan yang paling cepat terbengkalai di minggu-minggu awal.

Tanyakan dulu ada pantangan makanan atau nggak. Sebagian ibu menyusui sedang menghindari makanan tertentu karena si kecil rewel setelahnya.

Perlengkapan yang Meringankan

Botol minum besar yang gampang dibuka satu tangan, kaus rumahan yang nyaman untuk menyusui, atau bantal penyangga.

Nggak perlu mahal. Yang penting menunjukkan Moms ingat bahwa ada dua orang di rumah itu yang sedang menyesuaikan diri, bukan cuma bayinya.

Di minggu-minggu pertama hampir semua perhatian tertuju ke si kecil. Satu barang kecil untuk ibunya sering jadi yang paling diingat justru karena jarang ada yang kepikiran.

Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Berkunjung

Bagian ini kami tulis bukan untuk menggurui. Sebagian besar hal di bawah dilakukan dengan niat baik, cuma memang jarang dibicarakan terang-terangan.

Mencium Bayi

Sistem kekebalan bayi baru lahir masih berkembang, dan kulit di sekitar wajahnya paling sering bersentuhan dengan tangan orang tuanya.

Menyentuh tangan atau kaki si kecil sudah cukup untuk menunjukkan sayang. Kalau mau gendong, cuci tangan dulu.

Kalau ada orang lain yang mencium bayinya dan orang tuanya terlihat kurang nyaman, Moms bisa bantu mengalihkan dengan halus. Mengajak ngobrol soal lain biasanya sudah cukup, tanpa perlu menegur langsung.

Datang Saat Kurang Sehat

Kalau Moms sedang batuk, pilek, atau baru sembuh beberapa hari lalu, tunda dulu kunjungannya.

Ini terdengar sepele, tapi demam pada bayi di bawah tiga bulan hampir selalu berujung ke pemeriksaan di rumah sakit.

Kirim kadonya lebih dulu, lalu berkunjung setelah benar-benar pulih. Orang tuanya pasti mengerti, dan biasanya justru berterima kasih karena Moms mau berterus terang.

Hal yang sama berlaku kalau Moms membawa anak yang sedang kurang sehat. Lebih baik ditunda daripada dipaksakan.

Berkunjung Terlalu Lama

Empat puluh lima menit sampai satu jam biasanya sudah cukup.

Perhatikan tandanya. Kalau si kecil mulai rewel atau ibunya mulai melirik jam, itu waktunya pamit. Jangan menunggu diminta.

Dan kalau Moms lihat ada piring menumpuk atau cucian belum diangkat, menawarkan bantuan sering lebih berkesan daripada kado apa pun.

Tawarkan yang spesifik, bukan yang umum. "Aku cuciin piringnya, ya?" lebih gampang diterima daripada "ada yang bisa dibantu?", yang biasanya cuma dijawab "nggak usah, repot-repot".

Jika Tidak Bisa Datang Langsung

Mengirim Kado ke Rumah

Mengirim kado tanpa berkunjung itu sama sekali bukan hal yang kurang sopan.

Untuk banyak orang tua baru, kado yang datang tanpa kewajiban menerima tamu justru terasa lebih melegakan.

Konfirmasi alamat dan perkiraan waktu pengiriman lebih dulu, supaya paketnya nggak datang waktu rumahnya sedang kosong. Pilihan pengiriman bisa disesuaikan.

Hindari mengirim di jam tidur siang kalau Moms tahu jadwalnya. Bel yang berbunyi di jam yang salah kadang jadi urusan panjang buat orang tuanya.

Kalau kirimannya jatuh di sekitar Natal atau Lebaran, tambahkan jeda beberapa hari. Kurir sedang paling padat di dua periode itu.

Menyertakan Kartu Ucapan

Kartu tulis tangan bikin kado kiriman terasa personal, dan biayanya nol.

Tulis nama Moms dengan jelas. Orang tua baru menerima banyak kado dalam waktu berdekatan, dan sering lupa siapa memberi apa waktu mau berterima kasih.

Dua sampai tiga kalimat sudah cukup. Kalau kadonya dari patungan, tulis atas nama tim supaya orang tuanya cukup berterima kasih sekali.

Pilihan Kado Siap Kirim

Isi Kado yang Bisa Dipilih

Yang kami sediakan baju satuan yang Moms pilih sendiri, lalu dikemas dalam gift box atau Signature Gift Box dengan kartu ucapan. Isinya baju harian dan perlengkapan tidur, bukan barang pajangan.

Bisa dipilih dari koleksi baju bayi, termasuk Day Set, KindKnit Polo Set, dan Honey Puff Romper. Komposisi bahannya ditulis di tiap halaman produk, dan yang memakai TENCEL™ Modal, yang berbahan baku serat alami dari kayu, bersertifikat OEKO-TEX.

Warnanya sebagian besar netral, jadi tetap aman kalau Moms belum tahu jenis kelamin si kecil.

Layanan Pengiriman

Paket bisa dikirim langsung ke alamat penerima tanpa harus lewat Moms dulu, lengkap dengan kartu ucapan.

Ukurannya bisa dipilih, dan kami tetap sarankan 3–6 bulan kalau Moms belum tahu ukuran si kecil.

Kalau kadonya mau dibawa sendiri saat berkunjung, beri tahu waktu memesan supaya kemasannya disiapkan untuk dibawa, bukan untuk dikirim.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kapan Waktu yang Tepat?

Minggu kedua atau ketiga, kecuali Moms keluarga inti. Minggu pertama biasanya paling berat karena ibunya masih memulihkan diri dan menyusui masih dalam penyesuaian. Selalu konfirmasi dulu sebelum datang.

Kalau balasannya lama, tunggu saja. Diamnya biasanya bukan penolakan, cuma memang sedang kewalahan.

Bawa Kado atau Uang?

Kado atau uang, dua-duanya lazim di Indonesia dan nggak ada yang keliru. Uang lebih fleksibel, kado terasa lebih personal. Kalau Moms memberi uang, menambahkan satu barang kecil bikin pemberiannya terasa lebih dipikirkan.

Untuk keluarga dekat, uang sering justru lebih membantu karena pengeluaran di bulan pertama memang besar.

Berapa Lama Sebaiknya Berkunjung?

Sekitar empat puluh lima menit sampai satu jam. Perhatikan tanda dari si kecil dan ibunya, lalu pamit sebelum diminta. Kunjungan yang singkat dan tenang jauh lebih dihargai daripada yang lama.

Kalau datang beramai-ramai, lebih baik dibagi jadi beberapa kunjungan kecil. Rumah yang penuh tamu sekaligus melelahkan buat ibu yang baru melahirkan.


Kalau Moms mau lihat pilihannya, ini kado bayi dari Awan&Co. Bisa dikirim langsung ke alamat penerima kalau Moms belum sempat berkunjung.

Tapi yang paling diingat biasanya bukan kadonya, kok. Datang di waktu yang tepat dan pamit sebelum si kecil rewel itu sudah lebih dari cukup!

Latest Stories

This section doesn’t currently include any content. Add content to this section using the sidebar.
WhatsApp